Selasa, 25 Februari 2014

ABU KHAYR

Abu Khayr

Abu Khayr dikenal sebagai dokter tumbuh-tumbuhan dan banyak mengetahui masalah-masalah yang berkaitan dengan dunia pertanian. Riwayat hidupnya kurang dikenal, termasuk tanggal kelahiran dan meninggalnya.
        Abu Khayr yang bernama lengkap Abu Al-Khayr Al-Isybili asy-Syajjar, berasal dari Seville, Spanyol (Isybiliyya) adalah penulis sebuah buku yang membahas masalah-masalah pertanian yang berjudul “Al-Fitaha”. Karangan ini masih tersimpan dalam “Bioliotheque” di Paris, Prancis. Buku tersebut juga dapat ditemukan dibeberapa tempat seperti di perpustakaan Masjid Zaytun di Tunisia dan dibeberapa perpustakaan swasta di Afrika Utara. Kandungan buku tersebut yaitu:
1.    Pengetahuan umum tentang dunia tumbuh- tumbuhan
2.   Cara penanaman yang layak dan tepat
3.   Tentang dunia hewan
4.   Tentang “Tajarib al-‘alam misalnya tanda alamat astrologis dan meteorologis.
Abu Khayr juga dikenal sebagai dokter yang menyusun kamus obat-obatan, yang didalamnya ia membagi obat-obatan kedalam obat ringan, sedang, keras. Ia menghimbau agar obat-obatan yang keras hanya ditangan thabib saja, jangan diperjual belikan secara bebas di apotik.

Semoga tulisan ini memotivasi kita untuk lebih semangat belajar........
see you.............
Sumber referensi : Profil ilmuan muslim perintis ilmu pengetahuan modern oleh M. ishom El-Saha, MA dan Saiful hadi El-Sutha, SAg




Ibnu Juljul

Ibnu Juljul

        Ibnu Juljul adalah seorang dokter keturunan Arab yang lahir di Cordova Spanyol pada tahun 332 H / 994 M. Ia bernama lengkap Abu Dawud Sulayman bin Hasan Al-Andalusi. Ia dikenal menguasai betul ilmu yang digelutinya. ia Sudah menggeluti studi dibidang kedokteran dalam usia yang masih sangat muda yaitu 15 tahun.
        Sebelum memperdalam ilmu di bidang kedokteran, pada tahun 343 H/ 954 M, ia belajar ilmu tata bahasa (Nahwu-Sharaf) dan tradisi (ilmu-ilmu agama islam) di tempat kelahirannya, Cordova. Setelah sepuluh tahun mendalami studi di bidang kedokteran, ia pun diakui mempunyai  otoritas yang dapat dipertanggung jawabkan untuk melakukan pengobatan. Kemudian ia menjadi dokter pribadi Al-Mu’ayyad Billah Hisyam (336-339 H /997-1009 M), dalam jangka waktu itu ia memanfaatkan untuk mengarang berbagai buku di bidang kedokteran. Diantaranya :
1.    Tafsir Anwa’ al-Adwiya’al-Mutrada min Kitab Diyuskuridus pada tahun 372 H / 982 M
2.   Tabaqat al-Atibba’wa al Hukama pada tahun 377 H / 987 M
3.   Maqalah fi dzikr al Adwiya’ allati lam Yazkurha Diyuskuridus
4.   Maqalah fi Adwiya’at Triyak
5.   Risalah ath Tabyin fi ma Ghalat fihi Ba’d al Mutathobbin

Diantara kelima karya tersebut maka Tabaqat al-Atibba’wa al Hukama ( Sejarah Para Ahli Kedokteran dan hukum) buku ini dianggap sebagai sebuah koleksi biografi para ahli kedokteran yang tertua di Jazirah Arab, setelah buku Tarikh al Atibba karangan Ishaq bin Hunayn. Bahkan buku karangan tersebut juga dianggap sebagai sample yang lebih dini  mengenai manfaat terjemahan-terjemahan bahasa Arab dan bahasa Latin.

Semoga tulisan ini memotivasi kita untuk lebih semangat belajar.......
see you...

Sumber: Profil ilmuan muslim perintis ilmu pengetahuan modern oleh M. ishom El-Saha, MA dan Saiful hadi El-Sutha, SAg

Template by:
Free Blog Templates